You are here: Home » Misc » Resepsi Pernikahan Putri Pak Nazar

Resepsi Pernikahan Putri Pak Nazar

Tanggal 23 Desember 2005 adalah hari yang mengharukan bagi pak Nazarudin Sjamsuddin, Ketua KPU (Non akfit) karena hari tersebut ,beliau menikahkan putri nya yang no 2 , Amalia NS , seorang dokter gigi yang menikah dengan Bram Moeis , cucu seorang sastrawan terkenal Abdoel Moeis.

Resepsi pernikahan putri pak NS diselenggarakan di hotel Kartika Chandra , Jakarta.

Pada saat mempelai berdua masuk kedalam ruangan resepsi dengan di iringi tarian adat aceh diikuti seluruh anggota keluarga besar mereka berdua, terasa sekali suasana haru. Paling tidak itu yang dapat saya rasakan, terutama lagu yang mengiringi pengantin dan keluarga berjalan ke pelaminan mempunyai ‘rasa’ yang mengharukan tapi tidak cengeng. Saya sendiri tidak tahu itu lagu apa. Tapi paling tidak itulah yang saya rasakan.

Pak NS sempat melihatku pada saat mengiringi kedua mempelai berjalan karena aku sedang memotret juga. Terlihat agak ‘kaget’ dan ’surprised’ saat melihatku.

Setelah itu kami antri untuk menyalami, pada saat antri sudah terlihat beberapa nama beken yang sering muncul di tv terutama dari pengamat pengamat politik dan juga beberapa anggota DPR antara lain AM FATWA dan Ferry Mursidan Baldan.
Pada saat giliranku berjabat tangan , pak NS berkata , ” nah ini dia tim IT KPU” dan aku dipeluk beliau cukup erat (kaget juga sih , gak biasa di peluk,heheh) dan aku mengenalkan ‘rombonganku’ dari trainerkpu (Angga dan Keti) yang kebetulan ikut hadir dalam acara resepsi ini.

Pada awalnya, saya melihat jumlah tamu tidak begitu banyak , ini bisa dilihat dari banyaknya jumlah antrian. Tapi , setelah beberapa saat (30 menit an), saya melihat tamunya makin lama makin banyak dan ‘mengalir’ terus seperti air atau kalau orang jawa bilang “Nyumber”…

Saya meninggalkan tempat sekitar jam 21.30 WIB dan masih banyak tamu tamu yang datang. Saya bersyukur ternyata memang Allah SWT menunjukkan pada kita bahwa memang pak NS orang baik, dalam kondisi beliau seperti ini , tetap masih banyak orang yang datang pada resepsi pernikahan putrinya.

Mudah mudahan pak NS diberi kekuatan oleh Allah SWT dan juga keluarga beliau. Mudaha mudahan cobaan ini bisa segera lepas dan pak NS bisa kembali berkumpul dengan keluarga , sahabat dan handai taulan.